Langsung ke konten utama

adab bersin aqidah kelas 2


Nabi Ismail  ‘Alaihissalam

Nabi Ibrahim ‘alaihissalam ingin sekali memiliki keturunan yang saleh yang beribadah kepada Allah Subhaanahu wa Ta’ala dan membantu urusannya, istrinya yang bernama Sarah pun mengetahui apa yang diharapkan suaminya sedangkan dirinya mandul, maka Sarah memberikan budaknya yang bernama Hajar kepada Ibrahim agar suaminya memiliki anak darinya.

Selanjutnya, Hajar pun hamil dan melahirkan Nabi Ismail yang akan menjadi seorang nabi. Setelah beberapa waktu dari kelahiran Ismail, Allah Subhaanahu wa Ta’ala memerintahkan Ibrahim pergi membawa Hajar dan Ismail ke Mekah, maka Nabi Ibrahim memenuhi perintah itu dan ia pun pergi membawa keduanya ke Mekah di dekat tempat yang nantinya akan dibangunkan ka’bah.

Tidak lama setelah sampai di sana, Nabi Ibrahim meninggalkan Hajar dan Ismail di tempat tersebut dan ingin kembali ke Syam. Ketika Hajar melihat Nabi Ibrahim pulang, maka Hajar segera mengejarnya dan memegang bajunya sambil berkata, “Wahai Ibrahim, kamu mau pergi kemana? Apakah kamu (tega) meninggalkan kami di lembah yang tidak ada seorang manusia dan tidak ada sesuatu apa pun ini?” Hajar terus saja mengulang-ulang pertanyaannya berkali-kali hingga akhirnya Ibrahim tidak menoleh lagi kepadanya. Akhirnya Hajar bertanya, “Apakah Allah yang memerintahkan kamu atas semua ini?” Ibrahim menjawab, “Ya.” Hajar berkata, “Kalau begitu, Allah tidak akan menelantarkan kami.”

Kemudian Hajar kembali dan Ibrahim melanjutkan perjalanannya hingga ketika sampai pada sebuah bukit dan mereka tidak melihatnya lagi, Ibrahim menghadap ke arah Ka’bah lalu berdoa untuk mereka dengan mengangkat kedua belah tangannya, dalam doanya ia berkata, “Ya Tuhan kami, sesungguhnya aku telah menempatkan sebagian keturunanku di lembah yang tidak mempunyai tanam-tanaman di dekat rumah Engkau (Baitullah) yang dihormati. Ya Tuhan kami (yang demikian itu) agar mereka mendirikan shalat, maka jadikanlah hati sebagian manusia cenderung kepada mereka dan beri rezekilah mereka dari buah-buahan, mudah-mudahan mereka bersyukur.” (QS. Ibrahim: 37)

Kemudian Hajar mulai menyusui Ismail dan minum dari air persediaan. Hingga ketika air yang ada pada geriba habis, dia menjadi haus, begitu juga anaknya. Lalu dia memandang kepada Ismail sang bayi yang sedang meronta-ronta, kemudian Hajar pergi meninggalkan Ismail dan tidak kuat melihat keadaannya.

Maka dia mendatangi bukit Shafa sebagai gunung yang paling dekat keberadaannya dengannya. Dia berdiri di sana lalu menghadap ke arah lembah dengan harapan dapat melihat orang di sana namun dia tidak melihat seorang pun. Maka dia turun dari bukit Shafa dan ketika sampai di lembah, dia menyingsingkan ujung pakaiannya lalu berusaha keras layaknya seorang manusia yang berjuang keras, hingga ketika dia dapat melewati lembah dan sampai di bukit Marwah lalu berdiri di sana sambil melihat-lihat apakah ada orang di sana namun dia tidak melihat ada seorang pun. Dia melakukan hal itu sebanyak tujuh kali (antara bukit Shafa dan Marwah).

Saat dia berada di puncak Marwah, dia mendengar ada suara, lalu dia berkata dalam hatinya “diamlah” yang Hajar maksud adalah dirinya sendiri. Kemudian dia berusaha mendengarkannya maka dia dapat mendengar suara itu lagi, maka dia berkata, “Engkau telah memperdengarkan suaramu jika engkau bermaksud memberikan bantuan.” Ternyata suara itu adalah suara malaikat Jibril ‘alaihissalam yang berada di dekat zamzam, lantas Jibril mengais air dengan sayapnya hingga air keluar memancar. Akhirnya Hajar dapat minum air dan menyusui anaknya kembali. Kemudian malaikat Jibril berkata kepadanya, “Janganlah kamu takut ditelantarkan, karena di sini adalah rumah Allah, yang akan dibangun oleh anak ini dan ayahnya dan sesungguhnya Allah tidak akan menyia-nyiakan hamba-Nya.”

Hajar terus melalui hidup seperti itu hingga kemudian lewat serombongan orang dari suku Jurhum atau keluarga Jurhum yang datang dari jalur bukit Kadaa’ lalu singgah di bagian bawah Mekah kemudian mereka melihat ada seekor burung sedang terbang b

Komentar

Postingan populer dari blog ini

AKIDAH AKHLAQ KLS 5

 Kamis 11 Februari 2021 Assalamualaiku, wr wb apa kabar anak soleh solihah juga ayah dan bunda yang luar biasa, semoga selalu sehat dan kuat selalu  anak anak akidah akhlaq kita hari ini memasuki materii yang ke   3 yaitu  MAKNA ALAM BARZAH ATAU ALAM KUBUR  TUJUAN PEMBELAJARAN  1.ANAK ANAK MAMPU MENGENAL DAN  MEMAHMI APA ITU ALAM BARZAH  2. ANAKA ANAK ANAK BSA MENGAMBIL HHIKMAH TENTANG ALAM BARZAH  ALAM BARZAH adalah  alam   kubur  yang membatasi antara  dunia  dan  akhirat . Barzakh menjadi tempat persinggahan sementara  jasad   makhluk  sampai dibangkitkannya pada hari  kiamat . Penghuni barzakh berada di tepi dunia (masa lalu) dan akhirat (masa depan). Menurut  syariat Islam  di alam Barzakh ini, sang mayat akan bertemu dengan para  Malaikat   Munkar dan Nakir , sedangkan ada pendapat lain ada yang mengatakan jika yang mereka datangi adalah orang  mukmin  ...

BBQ KLS 1

 SELASA2 27 OKTOBER 2020 ASSALAMUALAIKUM ANAK SOLEH SOLIHAH DAN JUGA AYAG BUNDA YANG LUAR BIASA APA KABAR HARI INI SEMOGA SEHAT SELALU BAIK ANAK ANAK UNTUK PELAJARAN BBQ HARI INI ANAK ANAK SILAHKAN SIMAK VIDIO YOUTOB DI LINK DI BAWAH INI YA https://youtu.be/JcV8Dv5ABzo Bagaimana anak anak serukan petuwalangan huruf hijaiyah  hari ini,,,  setelah anak anak menonton vidio di ATAS anak anak pasti bisa menjawab pertanyaan dari ibu guru ya 1. berapa huruf hijaiyah yang di temukan diva dalam vidio di atas...  2. huruf  apa sajakah yang di temukan.....  anak anak silahkan jawab pertanyaan bugru langsung di kolom komentar ya nak...... atau bagi yang kesulitan menulis di kolom komentar bisa langsung japri ke    WA buguru ya anak anak.... selamat belajar dan berlatih  jangan lupa solat duha murojaah dan solat 5 waktu salam sehat dan kuat selalu anak anak.....  wassalamualaikum. WR.WB 

BBQ KLS 1

 Selasa  09 Maret 2021 Assalamualaikum wr.wb Apa kabar anak solih solihah juga ayah dan bunda yg luar biasa..  Semoha sehat dan berkah selalu Anaka anak pada minggu kemarin buguru sudah memberikan pertanyaan tenang dari manakah mulai menulis huruf hijaiyah kanan atau kiri  DAN JAWABANYA ADALAH DI MULAI DARI SEBELAH KANAN  kenapa dari kanan  Alasanya adalah  Pada zaman dahulu kala, kebiasaan Bangsa Arab membuat tulisan yakni dengan cara memahat.   ketika memahat, tangan kanan akan memegang palu, sementara tangan kiri akan memegang pahatan.   Dengan memahat dari kanan ke kiri, maka akan lebih mudah melihat tulisan yang akan di pahat. dan oleh sebab menulis dari kanan maka bacaanya pun di mulai dari sebelah kanan Semoga penjelasan dari buguru bisa bermanfaat untuk anak anak  Dan bila anak anak ada yang tidak mengerti dalam pelajaran BBQ anak anak  boleh langsung bertanYa pada buguru  Boleh langsung telefon atau WA buguru. Tidak ad...